Perilaku Cristiano Ronaldo konon membuat kecewa kapten Real Madrid, Sergio Ramos, dan keduanya dilaporkan telah bertengkar hebat.
Ronaldo dikatakan ingin segera pergi meninggalkan Santiago Bernabeu, setelah ia merasa kecewa dengan kehidupan di Madrid. Rumor transfer ke PSG pun muncul, sementara ada pula laporan yang menyebutkan bahwa dia lebih memilih untuk kembali ke Manchester United.
Namun, sepertinya keinginan Ronaldo untuk menyegel transfer di bulan ini juga tidak diterima Ramos dengan baik. Media Spanyol Diario Gol mengatakan, kedua pemain itu telah bersitegang di ruang ganti dan bertengkar secara fisik.
Media itu memberitakan, Marcelo dan Isco harus pisahkan Ramos serta Ronaldo, sebelum pertengkaran keduanya semakin panas. Ramos peringatkan Ronaldo untuk pikirkan tindakannya, dan mendesak CR7 untuk fokus membantu Los Blancos yang tengah berada dalam masa sulit.
Kekalahan 0-1 El Real di tangan Villarreal pada Sabtu (13/1) lalu, membuat mereka tertinggal sampai 19 poin di belakang pemimpin La Liga yang juga rival abadinya, Barcelona.
Saat Ronaldo berjuang keras untuk tunjukkan kembali penampilan optimalnya musim ini, Ramos marah karena pemain berusia 32 tahun ingin pergi meninggalkan El Real pada pertengahan musim.
Kekesalan Ramos juga disebabkan dominasi Ronaldo dalam tentukan siapa pemain yang masuk dan keluar di Bernabeu. Ronaldo dianggap punya pengaruh atas siapa saja yang boleh gabung ke Madrid.
Ramos merasa tidak senang dengan keputusannya memblokir beberapa transfer pemain bernama besar ke Santiago Bernabeu, hanya gara-gara CR7 tak mau disaingi sebagai bintang utama Los Blancos.
Laporan tersebut mengatakan, Ronaldo telah melarang Madrid untuk datangkan sejumlah pemain seperti Zlatan Ibrahimovic, Arturo Vidal, Kylian Mbappe, Mauro Icardi dan Neymar.
Namun, sepertinya presiden klub Florentino Perez tidak berniat penuhi permintaan Ronaldo untuk tak memboyong Neymar ke Santiago Bernabeu. Perez sangat ingin membawa bintang PSG asal Brasil itu kembali ke La Liga, dan dikatakan bersedia sodorkan Ronaldo dalam kesepakatan barter.
Sumber : www.ucnews.com
Ronaldo dikatakan ingin segera pergi meninggalkan Santiago Bernabeu, setelah ia merasa kecewa dengan kehidupan di Madrid. Rumor transfer ke PSG pun muncul, sementara ada pula laporan yang menyebutkan bahwa dia lebih memilih untuk kembali ke Manchester United.
Namun, sepertinya keinginan Ronaldo untuk menyegel transfer di bulan ini juga tidak diterima Ramos dengan baik. Media Spanyol Diario Gol mengatakan, kedua pemain itu telah bersitegang di ruang ganti dan bertengkar secara fisik.
Media itu memberitakan, Marcelo dan Isco harus pisahkan Ramos serta Ronaldo, sebelum pertengkaran keduanya semakin panas. Ramos peringatkan Ronaldo untuk pikirkan tindakannya, dan mendesak CR7 untuk fokus membantu Los Blancos yang tengah berada dalam masa sulit.
Kekalahan 0-1 El Real di tangan Villarreal pada Sabtu (13/1) lalu, membuat mereka tertinggal sampai 19 poin di belakang pemimpin La Liga yang juga rival abadinya, Barcelona.
Saat Ronaldo berjuang keras untuk tunjukkan kembali penampilan optimalnya musim ini, Ramos marah karena pemain berusia 32 tahun ingin pergi meninggalkan El Real pada pertengahan musim.
Kekesalan Ramos juga disebabkan dominasi Ronaldo dalam tentukan siapa pemain yang masuk dan keluar di Bernabeu. Ronaldo dianggap punya pengaruh atas siapa saja yang boleh gabung ke Madrid.
Ramos merasa tidak senang dengan keputusannya memblokir beberapa transfer pemain bernama besar ke Santiago Bernabeu, hanya gara-gara CR7 tak mau disaingi sebagai bintang utama Los Blancos.
Laporan tersebut mengatakan, Ronaldo telah melarang Madrid untuk datangkan sejumlah pemain seperti Zlatan Ibrahimovic, Arturo Vidal, Kylian Mbappe, Mauro Icardi dan Neymar.
Namun, sepertinya presiden klub Florentino Perez tidak berniat penuhi permintaan Ronaldo untuk tak memboyong Neymar ke Santiago Bernabeu. Perez sangat ingin membawa bintang PSG asal Brasil itu kembali ke La Liga, dan dikatakan bersedia sodorkan Ronaldo dalam kesepakatan barter.
Sumber : www.ucnews.com

